Pallangga, Gowa -Sangkakalanews.my.id/ Plt. Kepala Desa Bontoramba, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, menyelenggarakan pelatihan berbicara di depan publik yang menimbulkan pro kontra di kalangan masyarakat. Sejumlah warga menilai kegiatan ini kurang prioritas dan merupakan pemborosan anggaran desa.
“Ada banyak kebutuhan mendesak di desa ini, seperti perbaikan jalan, penanganan air bersih, dan program pendukung ekonomi masyarakat,” ujar salah seorang warga yang enggan disebut namanya. “Pelatihan berbicara ini terasa kurang penting dan merupakan pemborosan anggaran desa.”
Warga menanyakan seberapa besar biaya desa yang digunakan untuk kegiatan tersebut dan bagaimana dampak yang diharapkan dari pelatihan tersebut. “Kami menuntut kejelasan tentang penggunaan dana desa dan prioritas program yang dijalankan,” tegas warga lainnya.
Plt. Kepala Desa Bontoramba hingga saat ini enggan menerima komukassi dengan pihak media, sementara kita butuh penjelasan detail atas keluhan warga atas kegiatan tersebut.
Pelaksanaan pelatihan tersebut sebenarnya bagus, tapi perlu di tinjau dari segi prioritas kepentingan warga, bukan sekedar menghabiskan anggaran dana Desa.
Masih banyak warga yang merasa kegiatan ini tidak sesuai dengan prioritas kebutuhan desa. Mereka menyerukan agar pemerintah desa memfokuskan anggaran pada program yang lebih mendesak dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
“Kami mengharapkan agar pemerintah desa memikirkan kebutuhan mendesak masyarakat dan melakukan pengalokasian anggaran yang lebih bijak,” ujar salah seorang tokoh masyarakat.
“Semoga ke depan pemerintah desa dapat menjalankan program yang lebih prioritas dan bermanfaat bagi seluruh warga masyarakat di Bontoramba.”
Ucap warga yang enggan disebutkan namanya.
Media independen.
Bersambung…..



















